Kliring yang di Tolak

Pengalaman pertama mentransfer uang antar bank melalui kliring. Hari kamis, 27 Oktober 2011 saya mengirimkan uang honor kepada teman-teman melalui BNI Cabang UGM Yogyakarta. Nomor rekning yang saya tuju terdiri dari 2 rekening BNI, 1 rekning Mandiri dan 1 Rekning BRI. Setelah mingisi form saya langusng ke teller, setelah di cek oleh teller, dua rekning antar bank menggunakan Kliring atau RTGS. Saya memilih kliring karena bayarnya relatif lebih murah dari RTGS meskipun sampainya pada hari berikutnya.

Setelah selesai transaksi, saya pulang dan mengabarkan kepada teman-teman bahwa uamg sudah saya transfer. Hari berikutnya teman saya yang memiliki rekening Mandiri mengabarkan jika uangnya belum sampai, dengan santai saya menjawab mungkin belum karena maksimal untuk Kliring itu 2 hari kerja dan saya mengirim uang itu sore, tentunya kemungkinan terkirimnya hari sabtu. Sampai hari minggu teman saya yang menggunakan BRI juga mengabarkan uangnya juga belum sampai. Saya mulai resah karena uang yang saya kirim tergolong tidak sedikit bagi saya.

Saya meminta teman-teman untuk menunggu sampai hari senin, jika belum terkirim maka akan kita lakukan cross cek ke BNI-nya. Yang saya takutkan adalah karena bke yang BRI ternyata nomor Rekeningnya salah, apa mungkin terkirim ke orang lain? Karena bingung saya coba menenangkan diri dengan menelpon ke BNI Call, dan benar saja costumer servicenya mengatakan jika Nama dan Nomor Rekening tidak sama maka kliring di tolak. Alasan penolakan itu adalah karena nama dan Nomor Rekening tidak sama. Saya agak tenang namun tetap saja jika belum ke Bank BNI langusung saya masih resah.

Hari selasa, 1 November 2011 saya corsscek ke bank dan ternyata memang ada Kliring yang di tolak. Saya sempat terfirik jika ada kliring tertolak kenapa saya tidak di kabari, padahal waktu pengiriman saya kan di minta data nomor telpon. Tapi sudahlah yang penting uang ini aman dulu. Setelah di urus, pihak bank memberikan pilihan apakah mau di kliring ulang atau di tarik tunai. Tentu saja saya mengambil pilihan untuk di tarik tunai saja. Karena jika di kiring ulang harus membayar lagi. Akhirnya uangnya bisa di tarik kembali dan saya serahkan langusng ke teman-teman.

Dari pengalaman tersebut, saya mengambil pelajaran bahwa data tranasaksi harus di perhatikan dan di pastikan benar semua. Saya memasukkan data yang sesuai dengan yang di kirimkan oleh teman-teman.

Yang terpenting, sekarang bisa lebih tenang karena uangnya aman. Alhamdulillah

About Moerhadie

Berbagi, bikin hidup lebih berarti.

Posted on 1 November 2011, in Umum. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: