Selamat Jalan “SuperSic”

Kehaidran rider nyentrik ini di kancah motogp selalu memunculkan kontroversi. Rider dengan julukan “SuperSic” yang memiliki penampilan tidak biasa, dengan rambut kribo yang saat balap tidak bisa sepenuhnya memenuhi helm memberikan pemandangan tersendiri. Pembalap yang satu ini sangat mudah di kenal di kalangan fans moto gp. Tidak hanya itu, kontroversi yang selalu lekat dengan pembalap ini bahwa ia di kenal dengan pembalap yang “asal-asalan”, ngotot dan tidak gampang menyerah. Dengan karakter balapnya itu dia tidak lepas dari komentar miring baik itu dari sesama rider maupun orang-orang yang berada di luar lintasan (baca:fans motogp). Yang paling banyak menyulut kontroversi adalah saat dia mengakibatkan Dani Pedrosa Crash dan absen untuk bebrapa balapan, sampai-sampai setelah comeback “the little spaniard” tidak memaafkan apa yang di lakukan oleh Simoncelli, seperti yang terekam dalam video yang beradar di You Tube.

Di tahun 2011 performa supersic semakin menjajnjikan, di dukung juga dengan suplay motor yang di gunakan oleh Marco Simoncelli sama dengan yang di gunakan di tim utama, meskipun dia berada di tim satellite. Hal ini mengindikasikan bahwa sang pembalap memiliki potensi besar untuk menjadi pembalap hebat. Bebebrapa podium dapat di raih oleh sang rider sehingga pada jelang Seri Sepang dia mengatakan bahwa “aku ketagihan untuk naik podium”. Sirkuit sepang sangat spesial bagi sang supersic, karena sirkuit ini mejadi sejarah ketika dia menjadi juara dunia 250cc di tahun 2008. Pada balapan sepang, balapan ini terasa sangat istimewa karena di hadiri langsung oleh keluarga Marco Simoncelli. dan saat itu juga Marco memperkenalkan website barunya di 58marcosimoncelli.it.

Race di sepang di mulai, sang rider berada di tempat yang menjanjikan dan sempat battle dengan Alvaro Bautista, namun di lap 2 tikungan 11, musibah itu terjadi sang rider crash dan miring  ke arah lintasan di mana Colin Edwards sedang melaju kencang. Valentino Rossi juga ikut dalam crash ini karena terhalang motor Edward namun The Doctor mampu menghindar sehingga tidak ikut terjatuh. Kejadian itu begitu cepat, kami yang menyaksikan sempat berteriak karne kecewa Rossi hampir jatuh. Namun fikiran itu mulai berubah saat Red Flag di kibrakan, karena jika ada Bendera Merah ini di kibarkan, hal itu berarti hal yang serius terjadi.

Terlihat sang SuperSic tidak dapat bangkit dan tidak bergerak, dan di informasikan juga oleh presenter trasn7 bahwa helm yang dgunakan terlepas, ini menandakan crash yang terjadi sangat fatal. Balapan di tunda dan di janjikan akan di mulai lagi, sang supersic di bawa ke kelinik, balapan belum akan di laksanakan jika kondisi sang supersic belum dapat di konfirmasi. Informasi saat itu sangat terbatas, kita hanya bisa melihat tanyangan kesibukan tim menyiapkan balapan jika balapan di lanjutkan kembali. Komentator TV juga mengatakan jika balapan sampai di batalkan maka, hal yang sangat fatal terjadi.

Setelah menunggu beberapa lama, Race Direction menyebutkan bahwa race dibatalkan dan acara motoGP di TV pun berakhir. Setelah 1 jam ada teman yang SMS “dab, Simocelli meninggal ya?”, serasa tak percaya saya balas, “aku kurang tahu, karna belum dapat info”. Sang teman menyarankan untuk mencoba mengecek Detiksport. Detik Sport dalam headlinenya menyebutkan “Marco Simoncelli meninggal dunia”, namun berita itu tidak dapat di akses mungkin karena trafficnya penuh, dan berita itu pun saya dapatkan di kompas.com dan mengetahui bahwa sang Supersic meninggal dunia.

Selamat Jalan Sang Supersic.

About Moerhadie

Berbagi, bikin hidup lebih berarti.

Posted on 25 Oktober 2011, in MotoGP. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: